Ini Contoh naskah saya yang dibuat pada saat tugas kuliah dulu
Scene 1
INT. SEKOLAH. KELAS STELLA - SIANG
Sesudah jam istirahat STELLA (16) dan kawan-kawannya memasuki kelas untuk
melanjutkan pelajaran matematika. Dia segera duduk dan mengeluarkan buku
matematika yang sudah di pelajari sebelumnya.
STELLA
Akhirnya, jam istirahat
sudah berakhir (LEGA) aku akan keluarkan buku matematikanya ah! (SENANG)
Seorang teman STELLA, SONYA (16) menanyakan soal matematika yang sulit
kepada STELLA dan STELLA mau menerangkan pelajaran kepada SONYA.
SONYA
(GELISAH) Ah, susah
sekali pelajarannya maka aku tidak mengerti apa yang di pelajari tadi
(BERPIKIR) sebaiknya aku bertanya kepada Stella (BERHARAP) semoga Stella
mengerti soal-soal yang sudah dipelajari
SONYA
(BERTANYA) Stel, aku
boleh tanyakah soal pelajaran matematika
STELLA
(SENANG) Boleh
SONYA
(SENANG) Asyik
STELLA
(MENANYAKAN) Adakah yang
sulit dari soal ini
SONYA
(BINGUNG) Iya, ini no 3
yang paling susah padahal aku sudah pelajarinya tadi malam eh ini malah tambah
sulit lagi soalnya (MINTA TOLONG) Gimana ini Stel, maka harus cepat selesai
hari ini
STELLA
Ok, sini aku bantuin
(SENANG) (MEMBACA SOAL) aku baca soal no 3 : kuartil bawah dari data tersaji
pada tabel distribusi di atas adalah, coba kamu hitung rata-ratanya berapa?
SONYA
(BERTANYA) Berarti
ditambah habis itu dikali?
STELLA
(MENATAP) Ya
SONYA
(GEMBIRA) Sudah dapat
jawabannya
STELLA
(BERTANYA) Berapa
rata-ratanya?
SONYA
(SEMANGAT) 66,6
jawabannya
STELLA
(TEPUK TANGAN) Betul
jawabanmu yeah
SONYA
(SENANG) Hore
(MENGUCAPKAN TERIMA KASIH) terima kasih Stel
STELLA
(GEMBIRA) Sama-sama Son
Scene 2
INT. SEKOLAH. KELAS STELLA - SIANG
Wali kelas STELLA, AMBAR (40) datang ke kelas mereka
tetapi tidak membawa buku atau materi buat mengajar hari ini, akan tetapi guru
tersebut mengumumkan akan diadakan lomba olimpiade fisika di Bandung bulan
depan.
AMBAR
(MENYAPA
MURID-MURID)Selamat Siang anak-anak
SEMUA MURID
(MENYAPA GURU) Siang Bu
AMBAR
(MENYAMPAIKAN) Hari ini saya tidak mengajar matematika hari ini dan saya
akan mengumumkan sesuatu kepada kalian semua
SEMUA MURID
(SENANG) asyik
AMBAR
(MENYAMPAIKAN) Besok sekolah kita akan mengadakan kualifikasi Olimpiade
Fisika, jadi ada 3 orang yang akan mewakili sekolah kita
AMBAR juga mengumumkan siapa yang akan mewakili
sekolah mereka, semua murid dikelas memilih STELLA sebagai perwakilan sekolah
di SMA Masa Depan.
AMY
(SEMANGAT) Pasti STELLA
yang lolos
DHIKA
(SENANG) Pastinya lah
SEMUA MURID
(GEMBIRA) STELLA!
STELLA!
AMBAR
(MENENANGKAN ANAK-ANAK)
tenang dulu anak-anak, Belum ada yang mewakili di
sekolah kita tetapi menurut kepala sekolah besok sekolah akan mengadakan
kualifikasi lomba Olimpiade Fisika di sekolah kita, kalian harap dukung teman
kalian supaya bisa mewakili sekolah kita
SEMUA MURID
(GEMBIRA) Iya bu guru
AMBAR
(MENGUCAPKAN TERIMA
KASIH) Terima Kasih semua, mudah-mudahan teman kalian bisa mewakili sekolah
kita
SEMUA MURID
(SENANG) Sama-sama Bu
AMBAR
Itu saja pengumuman yang
saya sampaikan (MENYURUH) silahkan masukkan buku kalian dalam tas dan kalian
boleh pulang
SEMUA MURID
(GEMBIRA) Hore
Scene 3
INT. SEKOLAH. KELAS ARDI - SIANG
Di kelas 11 B, ARDI (17) bersiap-siap mengikuti
kualifikasi lomba Olimpiade Fisika di sekolah dengan sombongnya ia mengeluarkan
jurus-jurus yang sudah di pelajari minggu lalu, tampak teman-teman ARDI
mendukung ARDI supaya ia bisa mewakili sekolahnya.
ARDI
(MENUNJUKKAN SIKAP SOMBONG) Besok gue harus semangat untuk menghadapi
kualifikasi (PESIMIS) mudahan gue bisa lolos dan bisa mewakili sekolah ini
AGNES
(GEMBIRA) Di, kita semua dukung loh kok
ZICO
(MENENANGKAN) Tenang saja (MENDUKUNG) kan ada kita-kita yang dukung loh Di
ARDI
(MENGUCAPKAN TERIMA KASIH) Ya, Terima kasih atas dukungannya ya teman-teman
LOUISE
(MEMBERI DUKUNGAN) besok teman kita ARDI akan ikut lomba mohon dukungan ya
teman-teman
SEMUA MURID
(SEMANGAT) Ya (MENDUKUNG) ARDI! ARDI!
Wali kelas 11 B, SISKA (37) datang untuk
menyampaikan pengumuman yang berkaitan dengan lomba tersebut dan tentu saja mereka
memilih Ardi sebagai perwakilan di sekolahnya.
SISKA
(MENYAPA MURID-MURID) Selamat Siang anak-anak
SEMUA MURID
(MENYAPA GURU) Selamat siang Bu
SISKA
(MENYAMPAIKAN) Hari ini saya akan mengumumkan sesuatu
ZICO
(BERTANYA) Apa itu Bu?
SISKA
(MENYAMPAIKAN) Besok sekolah kita akan mengadakan kualifikasi Olimpiade
Fisika dan sekolah kita ditunjuk sebagai tuan rumah untuk lomba ini
LOUISE
(TAKJUB) Wow
ZICO
(BERTANYA) Jadi, sekolah kita akan menjadi tuan rumah buat lomba
SISKA
(SENANG) Ya, betul sekali ZICO (MENYAMPAIKAN) Jadi ada 3 orang yang akan
mewakili sekolah kita
LOUISE
(SEMANGAT) Pasti ARDI
AGNES
(SENANG) Pastinya dong, ARDI kan pintar jadi dia bisa mewakili sekolah kita
dan kelas kita
SEMUA MURID
(MENDUKUNG) Hore hidup ARDI
SISKA
(MENENANGKAN) Sabar dulu (MENYAMPAIKAN) Belum ada yang terpilih tetapi
besok sekolah akan mengadakan kualifikasi lomba di sekolah, kalian mohon dukung
ARDI supaya bisa mewakili sekolah kita
SEMUA MURID
(SEMANGAT) Ya, Bu Guru
SISKA
(BEL BERBUNYI) Itu saja yang saya sampaikan pengumuman ini (MENGUCAPKAN
TERIMA KASIH) Terima kasih semua, (MENYURUH) Kalian boleh pulang sekarang karena
ini sudah bel berbunyi dari tadi dan ARDI kamu jangan pulang dulu nanti ada
pengarahan dari kepala sekolah
SEMUA MURID
(SEMANGAT) Ya sama-sama Bu, Selamat siang Bu
ARDI
Baik Bu
Scene 4
EXT. SEKOLAH. LAPANGAN UPACARA - SIANG
Sesaat jam pulang , kepala sekolah, HANDOKO (44)
menyampaikan pengumuman terkait lomba buat besok dan semua murid-murid termasuk
yang akan mengikuti lomba berkumpul juga di lapangan
HANDOKO
(MENYAMPAIKAN) besok sekolah kita akan mengadakan kualifikasi Olimpiade
Fisika dan sekolah kita juga akan menjadi tuan rumah di kualifikasi ini
(MEMOHON) kami harap kalian semua bisa mewakili sekolah ini setidaknya ada 2-3
orang yang akan lolos ke Olimpiade Fisika ini dan bisa masuk final di Bandung
SEMUA MURID
(MENDOAKAN) Amin pak
HANDOKO
Itu saja yang saya sampaikan (MEMINTA MAAF) dan saya minta maaf kalau ada
kata-kata yang kurang berkenan (MENGUCAPKAN TERIMA KASIH) Terima kasih semua
dan selamat siang semuanya
SEMUA MURID
(SEMANGAT) Siang Pak
Scene 5
EXT. SEKOLAH. LAPANGAN UPACARA - SIANG
Sehabis pengumuman, STELLA, AMY, & SONYA
menunggu di lapangan sambil menunggu orang-orang yang akan ke aula tetapi SONYA
& AMY ingin menunggu di depan kelas
AMY
(MENGELUH) Stel, kita tunggu di depan kelas saja
SONYA
(NGAMBEK) Ya ini, kita tunggu aja ya
STELLA
(TENANG) Nggak apa-apa kalian ikut aja ke aula sama aku tapi kalian duduk
di belakang saja (TERTAWA) hahahahaha
SONYA
(KESAL) Ih, Stel emang kita penunggu setan
AMY
(KESAL) Ya tuh Stel
STELLA
(SENANG) Kan cuma bercanda mana mungkin beneran (MENYURUH) Ayo sudah nanti
panitianya marah sama aku kalau terlambat
AMY & SONYA
(LANGSUNG PERGI) Ayo
Scene 5
EXT. SEKOLAH. DEPAN PINTU AULA SEKOLAH - SIANG
STELLA datang bersama kedua temannya SONYA dan
AMY, sesampainya di aula sekolah ARDI menabrak STELLA karena lari dan STELLA
pun terjatuh di depan pintu aula sekolah sehingga kedua temannya menolong
STELLA. Akhirnya STELLA marah kepada ARDI gara-gara terjatuh di depan pintu dan
ARDI pun meminta maaf kepada STELLA.
STELLA
(MERINGIS) Aduh (TERJATUH) Siapa sih yang nabrak nih
ARDI
(MEMALINGKAN MUKA) Gue (MINTA MAAF) Sorry, gue tidak sengaja nabrak loh
STELLA
(TEGUR) Kalau jalan lihat dulu dong matanya
ARDI
(MERENGUT) Ya, gue salah (SAMBIL LARI) Kayaknya gue harus cepat-cepat
karena mau mulai acara pengarahannya
STELLA
(MARAH) Enak aja langsung pergi nggak mau minta tolong apa ini orang
(MENGAMBEK) Uhh (MENGANCAM) awas nanti
ini orang ya
AMY
(BERLARI) Kamu nggak apa-apakan Stel (MENOLONG) Sini aku sama Sonya yang
nolong kamu
SONYA
Ya (KESAL) Dasar si ARDI tuh masa orang jatuh tidak mau di tolongin
AMY
(BINGUNG) Loh, kamu kenal sama orang itu kan Son, nggak pernah lihat aku
SONYA
(MENENANGKAN) Tenang nanti habis pengarahan nanti aku ceritain ke kalian
berdua (MENYURUH) Ayo cepat nanti STELLA nggak dapat pengarahan dari Panitia
Scene 6
INT. SEKOLAH. AULA SEKOLAH - SIANG
Mereka akhirnya masuk di aula sekolah dan mendapat
pembekalan dari ANTHONY (40) panitia lomba di sekolah, saatnya panitia
mengumumkan siapa yang bisa mewakili sekolah di olimpiade fisika di Bandung.
Yang bisa mewakili ada 3 orang bukan 2 orang menurut panitia olimpiade fisika
tingkat provinsi.
ANTHONY
(MENYAPA) Selamat Siang, anak-anak
PESERTA
(MENYAPA) Selamat siang, pak
ANTHONY
(MENYAMPAIKAN) Hari ini saya dari Panitia kualifikasi Olimpiade Fisika akan
menyampaikan Pembekalan buat acara besok
PESERTA
(SENANG) Asyik
ANTHONY
(SABAR) Tenang anak-anak (MEMBACA) hari ini saya akan membaca peraturan
buat besok. Yang pertama jangan menyontek jawaban peserta lain kalau sampai
menyontek nanti di diskualifikasi dan tidak bisa ikut babak selanjutnya
DINO
(TAKJUB) Wow, nggak bisa nyontek dong nanti
ANTHONY
(BACA) Yang kedua jangan kerja sama, ketiga jangan menggunakan kalkulator
dan terakhir jangan menggunakan alat bantuan lain (MENGANCAM) Siapa yang
melanggar akan di diskualifikasi, mengerti semua
PESERTA
Ya, pak
ANTHONY
(SENANG) Bagus, begitu anak-anak. Satu lagi, peserta yang lolos kualifikasi
ada 3 orang, jadi bukan 2 orang lagi seperti tahun-tahun sebelumnya
ZICO
(PESIMIS) Di, loh harus lolos ke Olimpiade fisika ini jangan sampai loh ada
saingan
ARDI
(SENSITIF) Ya, Zic
ANTHONY
(MENYURUH) Sekarang kalian boleh pulang semua
PESERTA
(SENANG) Asyik
Scene 7
EXT. SEKOLAH. LUAR SEKOLAH - SIANG
Setelah pembekalan buat lomba besok, STELLA dan ARDI
berpapasan di depan kelas 11 C bukannya sudah minta maaf tetapi malah beradu
mulut tidak jelas hingga mereka di panggil oleh kepala sekolah.
STELLA
(NGOMONG DALAM HATI) (SAMBIL JALAN CEPAT) Kayaknya aku harus belajar lebih
giat lagi, supaya bisa lolos babak selanjutnya (SAMBIL MELIHAT ARDI) Itu kan
anak yang nabrak aku tadi kayaknya dia mau berpapasan bahaya ini (JALAN LEBIH
CEPAT) ya, dia mulai berhadapan sama aku lagi bagaimana nih (BERPAPASAN)
ARDI
(KAGET) (MARAH) Loh kan yang jatuh di depan aula tadi kenapa loh bisa lewat
sini
STELLA
(BERKACAK PINGGAN) Kan aku tadi ke toilet dulu (SINIS) Emang kenapa, nggak
boleh lewat sini apa?
ARDI
(ANEH) Ya, boleh sih
STELLA
(MARAH) Kok, kamu gitu sih inikan jalan bukan pasar atau kebun binatang
ARDI
(MARAH) Terserah gue dong
STELLA
(MARAH) Kan, kita sudah minta maaf dari tadi kok kamu malah sewot sendiri
HANDOKO
(MENCARI) Kemana si ARDI padahal dia harus pulang duluan eh malah belum
lagi tuh anak, kemana ya?
ARDI
(MARAH) Ya, gue tahu tapi kenapa loh lewat sini
STELLA
(SINIS) Kan, aku cuma ke toilet kok itu aja
HANDOKO
(MENCARI) Mana tuh anak (MELIHAT) Akhirnya saya ketemu, kok ada STELLA di
depan kelas coba saya datangi (MENDATANGI MEREKA) Kalian berdua lagi ngapain di
sini seharusnya kalian itu pulang dan belajar bukannya adu mulut. Sekarang
kalian berdua ke ruangan saya
ARDI & STELLA
Ya, Pak
Scene 8
INT. SEKOLAH. RUANG KEPALA SEKOLAH - SIANG
Akhirnya mereka berdua dipanggil kepala sekolah
soal adu mulut tadi. STELLA pun kaget karena ARDI anak dari kepala sekolah dan
teman-teman STELLA yang sedang menunggu di luar pun kaget karena hal itu.
HANDOKO
(BERTANYA) Kenapa kalian berdua berkelahi di depan kelas?
ARDI
(MENGADU) Dia tadi yang duluan ngomong, pa
STELLA
(MARAH) Bohong Pak, tadi pas saya selesai ke toilet dia yang duluan ngomong
bukan saya
HANDOKO
(MARAH) Oh, kamu Di biang keroknya padahal kamu tuh belajar buat besok
bukannya adu mulut
ARDI
(MENUNDUK) Ya, Pa
STELLA
(NGOMONG DALAM HATI) Ah, jadi ARDI itu anak dari Pak HANDOKO ya baru tahu
aku
AMY
(KAGET) Jadi dia anak kepala Sekolah ya Son
SONYA
(SAMBIL MENGINTIP DARI LUAR) Ya, My, kamu sama STELLA baru tahu soal itu.
Aku tuh udah kenal sama orangtuanya dia, Pak HANDOKO itu teman SMP Mamaku jadi
aku kenal si ARDI
AMY
Oh, gitu ya
SONYA
Ya (LANGSUNG PERGI) My, ayo kita kabur sebelum mereka lihat
AMY
Ayo
ARDI pun dimarahi oleh ayahnya karena masalah
sepele dan STELLA pun keluar dari ruang kepala sekolah dan pulang bersama
teman-temannya kemudian HANDOKO menceritakan tentang STELLA kepada ARDI
HANDOKO
(MARAH) Harusnya kamu tuh jangan menyombongkan diri Di, lihat STELLA dia
nggak pernah sombong nggak seperti kamu Di. Seharusnya sifatmu tuh harus
berubah jangan alasan kalau sifatmu ini membawa petaka
ARDI
(LANGSUNG BERSUJUD KE AYAHNYA) Ampun Pa
STELLA
(NGOMONG DALAM HATI) (BINGUNG) Kenapa anak itu jadi aneh
ARDI
(MERENGEK) Ampun Pa, ARDI janji tidak akan nakal lagi
HANDOKO
(SENANG) Bagus gitu nak (MENYURUH) STELLA sekarang kamu boleh pulang, ingat
kamu itu peserta kualifikasi dan belajar malam ini
STELLA
Terima kasih Pak (KELUAR) Permisi dulu ya pak saya pulang dulu
HANDOKO
Ya, sama-sama (MENASEHATI) Tuh, lihat itu si STELLA dia itu kan anak
seorang Pengusaha di Surabaya tapi dia tinggal sendiri di rumahnya karena waktu
SD STELLA tinggal di tempat Kakeknya dan waktu SMP-SMA dia hidup mandiri
ARDI
(ANEH) Emang siapa yang mengurus dia?
HANDOKO
(MENASEHATI) Ya, orang tuanya lah Di masa sama kucing
ARDI
(TIDAK PERCAYA) Jadi dia tinggal sendirian di rumah
HANDOKO
(PERCAYA) Kalau kamu nggak percaya tanya sama dia nanti
ARDI
Kapan?
HANDOKO
(MARAH) Tahun depan ya besok lah, sekarang kunci mobil dan dompet kamu sini
papa sita karena mulai besok kamu tidak boleh membawa mobil
ARDI
(MENGELUH) Ya, kenapa sih Pa
HANDOKO
(MARAH) Karena kamu ikut papa besok, masa setiap ke sekolah Papa yang bawa
motormu terus, kan ini berat nak sekali-kali Papa pakai mobil. Sekarang kamu
pulang naik taksi
ARDI
(MEMINTA) Minta duit dong pak
HANDOKO
(MENGELUARKAN DUIT) ini uangnya kalau tidak cukup kamu naik angkot
ARDI
(MENGELUH) Masa cuma dikasih 30 ribu sih pa kan taksi mahal
HANDOKO
(MARAH) Ya, papa tahu nak (MENGANCAM) Sekarang kamu cepat pulang dan belajar
ARDI
(MENUNDUK) Ya, Pa
Scene 9
INT. RUMAH STELLA. KAMAR STELLA - SORE
Sesampainya di rumah dia masuk ke kamarnya dan
mulai berpikiran karena ARDI padahal ia ogah-ogahan sama ARDI.
STELLA
(LANGSUNG MEREBAHKAN DI KASUR) Akhirnya sampai juga di rumah rasanya pengen
istirahat (BERPIKIR) Tapi kok aku mulai kepikir sama si ARDI padahal aku masih
ogah sih (PUKUL KEPALA MEMAKAI TANGAN) Kok aku berpikir seperti ini jangan
sampai dia menyukaiku nantinya (BEL PINTU BUNYI) Siapa sih yang datang? (LARI
MENUJU LANTAI BAWAH) Kayaknya pasti paket kiriman atau kiriman dari Papa di
Surabaya (MEMBUKA PINTU)(TERKEJUT) Ada teman-teman kalian sedang ngapain
DHIKA
(SENANG) Kita semua mau membuat pesta kecil-kecilan buatmu untuk lomba
besok
AMY
(GEMBIRA) Ya, ini kami bawa makanan sama minuman buat pesta
STELLA
Terima kasih teman-teman tapi pestanya jangan sekarang deh soalnya aku mau
fokus belajar
SONYA
(MENYENGGOL BAHU DHIKA) Kan ada DHIKA juga
STELLA
(TEPUK JIDAT) Ya, aku lupa kan ada DHIKA juga (MENYURUH MASUK) Silahkan
masuk teman-teman
TEMAN-TEMAN STELLA
(MASUK RUMAH) Ya, Stel
SCENE 10
INT. RUMAH STELLA. RUANG TAMU - SORE
Akhirnya teman-teman STELLA datang untuk
menyemangati STELLA buat lomba besok dan mereka membuat pesta kecil-kecilan
SONYA
(BERTANYA) Nanti malam kamu belajarkah
STELLA
Ya, Son
SONYA
(MERENGEK) Ya, padahal kita mau cerita nih
STELLA
(MENASEHATI) Tapi, habis kualifikasinya ya Son
SONYA
Ya, Stel
AMY
(MENGUMUMKAN) Besok kedua teman kita STELLA & DHIKA akan mengikuti
kualifikasi Olimpiade Fisika dan semoga mereka bisa mewakili sekolah kita
SEMUA
Amin
Pada malam harinya mereka belajar buat lomba besok
dan keesokan harinya kualifikasi lomba sudah di mulai.
Scene 11
INT. SEKOLAH. AULA SEKOLAH - PAGI
Satu per satu peserta sudah gugur karena nilai
mereka tidak cukup tinggal ada 5 peserta yang ada termasuk STELLA dan ARDI.
Panitia akan mengumumkan siapa yang akan mewakili sekolah di olimpiade fisika
di Bandung, yang lolos berdasarkan panitia lomba adalah STELLA, ARDI dan DHIKA,
teman STELLA.
ANTHONY
(MEMBACA) Yang lolos ke Bandung adalah STELLA, ARDI, dan satu lagi adalah
DHIKA
SEMUA MURID
(TEPUK TANGAN) (SENANG) Hore
ANTHONY
Jadi, 3 orang ini akan ikut di Olimpiade Fisika di Bandung nanti dan
selamat kepada kalian bertiga semoga kalian bisa lolos ke Final Olimpiade
nantinya
SEMUA MURID
Amin
Akhirnya anak kelas 11 A memberi selamat kepada
STELLA dan DHIKA
AMY
(BERSALAMAN) Selamat ya kalian
SONYA
(BERSALAMAN) Congratulation ya semua
SEMUA MURID
(BERSALAMAN) Selamat ya
AMBAR
(BERSALAMAN) Selamat ya kalian semua, semoga kalian bisa lolos ke Final
STELLA
(TERHARU) Terima kasih ya, semua atas dukungan dan doa selama ini
SEMUA
Ya, sama-sama
Sementara itu kepala sekolah menyarankan kepada
ARDI agar tidak sombong pada saat lomba dan harus berkawan kepada STELLA.
HANDOKO
(MENASEHATI) Ingat kata Papa kemarin, jangan sombong kalau kamu mewakili
sekolah kita dan juga kamu harus teman sama STELLA (MENGANCAM) Kalau nggak Papa
suruh kamu tidur di luar malam ini
ARDI
(TAKUT) Ya, Pa
HANDOKO
(SENANG) Begitu dong, Di ini baru anak Papa
ARDI
Ya, Pa
Scene 12
INT. SEKOLAH. KELAS ARDI - SIANG
Anak Kelas 11 B akan mengadakan pesta untuk ARDI
yang berhasil menjadi perwakilan sekolah dan mereka membawa makanan untuk pesta
di kelas
AGNES
(SAMBIL MEMBAWA MAKANAN) Hari ini kita akan mengadakan pesta, ya
kecil-kecilan yang penting ARDI berhasil menjadi finalis Olimpiade Fisika
(MENGAJAK) Setujulah teman-teman kalau ARDI mengalahkan saingannya dan bisa
masuk ke final
SEMUA MURID
(SEMANGAT) Setuju
AGNES
(MENGAJAK) Nah, pesta di mulai sekarang dan selamat makan
SEMUA MURID
(SERBU UNTUK MENGAMBIL MAKANAN) Asyik
Scene 13
INT. SEKOLAH. KELAS STELLA - SIANG
Sementara itu di kelas 11 A sedang mengadakan
pesta kecil-kecilan untuk STELLA dan DHIKA yang berhasil menjadi perwakilan
sekolah juga.
AMBAR
(MENYAMPAIKAN) Hari ini kita akan mengadakan pesta buat 2 teman kalian yaitu
STELLA & DHIKA
SEMUA MURID
(SENANG) Hore
AMBAR
Terima Kasih kalian sudah mendukung kedua teman kalian (BERHARAP) Semoga mereka
berdua bisa masuk ke final
SEMUA MURID
Amin
AMY
(MENGAJAK) Nah pestanya sudah dimulai dan sekarang kalian boleh makan
SEMUA MURID
(SERBU MENGAMBIL MAKANAN) Asyik
Komentar
Posting Komentar