Lulana Aurelia Putri Kusuma, atau akrab disapa Lula, adalah si bungsu dari keluarga Kusuma yang penuh kehangatan dan rasa cinta terhadap dunia kuliner. Berbeda dari kakak-kakaknya yang anggun dan tenang, Lula justru dikenal karena sifatnya yang manja, cerewet, keras kepala, namun berhati tulus dan penuh semangat membantu siapa pun yang kesulitan. Meski sering membuat kedua kakaknya yaitu Liliana Amelia Putri Kusuma (Lily) dan Lucia Aurelia Putri Kusuma (Lulu) hanya bisa geleng-geleng kepala karena tingkahnya, mereka tahu bahwa adik mereka punya bakat luar biasa dalam dunia masak-memasak.
Bekerja sebagai chef di restoran mewah bersama sahabatnya, Nina Jessika, Lula tak hanya melayani pelanggan dengan hidangan nikmat, tapi juga menghadapi berbagai drama keseharian mulai dari tamu menyebalkan, sampai pria yang bikin jantung berdebar. Salah satunya adalah Togar Simatupang, advokat muda yang berasal dari etnis Batak Toba yang sering datang dan duduk di pojok restoran. Dengan suara lantangnya dan gaya bicara yang tegas, Togar sering membuat Lula kesal tapi entah kenapa, ada rasa penasaran yang makin tumbuh.
Lula juga berteman baik dengan Leonardo De Santos atau Leo, pemuda berasal dari Filipina yang suka campur-campur bicara tiga bahasa, dan sempat membuat hatinya bergetar. Namun, persahabatan mereka tetap terjaga, terutama saat Lula mulai menyadari perasaan sesungguhnya terhadap Togar, si "pengacara galak" yang ternyata diam-diam menyukai caranya mengomel.
Persahabatan mereka juga melibatkan Keanu Abdul Latif, tetangga Togar yang suka ceplas-ceplos dan sering ribut lucu dengan Lula, serta Devina Gabriella Anthony, rekan kerja Togar yang justru membuat Lula cemburu karena terlalu sering dekat dengan Togar. Namun saat Devina bertunangan dengan Hansel Xavier Gunadi, sahabat mereka yang seorang pengusaha muda, Lula pun mulai belajar memahami arti cinta yang dewasa.
"Tiga Rasa, Satu Dapur: Story of Lula" adalah kisah penuh tawa, masakan lezat, dan percikan cinta dari dapur yang tak hanya menghidangkan makanan, tapi juga menyatukan hati-hati yang berbeda latar dan budaya.
[Bahasa Inggris]
Lulana Aurelia Putri Kusuma, or simply Lula, is the youngest daughter of the warm-hearted Kusuma family, where love for food has always been at the center of life. Unlike her graceful and composed older sisters Liliana Amelia Putri Kusuma (Lily) and Lucia Aurelia Putri Kusuma (Lulu). Lula is known for being spoiled, talkative, stubborn, yet sincere and always eager to help anyone in need. Though her antics often leave her sisters shaking their heads, they know she carries an extraordinary talent for cooking.
Working as a chef at a fine-dining restaurant alongside her best friend, Nina Jessika, Lula doesn’t just serve delicious dishes to her customers, she also deals with everyday dramas, from difficult guests to unexpected sparks of romance. One of those sparks comes in the form of Togar Simatupang, a young Batak Toba lawyer who frequently sits at the corner table. With his booming voice and firm manner of speaking, Togar often irritates Lula, yet somehow stirs a growing curiosity in her heart.
Lula also shares a close friendship with Leonardo De Santos (Leo), a young man from the Philippines who loves to mix three languages in his conversations. At one point, he made Lula’s heart flutter, but their bond remained rooted in friendship especially as Lula gradually realized her true feelings for Togar, the “strict lawyer” who secretly adored her fiery way of scolding.
Their circle of friends also includes Keanu Abdul Latif, Togar’s outspoken neighbor who never fails to engage in funny quarrels with Lula, and Devina Gabriella Anthony, Togar’s colleague who unintentionally sparks Lula’s jealousy with her constant closeness to him. But when Devina gets engaged to Hansel Xavier Gunadi, their friend and a young entrepreneur, Lula begins to understand what it truly means to love with maturity.
“Three Flavors, One Kitchen: Story of Lula” is a tale filled with laughter, mouthwatering dishes, and sparks of romance from the kitchen a place that serves not only food, but also brings together hearts from different backgrounds and cultures.
Komentar
Posting Komentar