Bahan A:
- 30 gram tepung beras
- 250 ml santan kental
- 25 gram gula pasir
- 1/2 sendok teh garam
Bahan B:
- 6 buah pisang raja, potong-potong tipis
- 100 gram tepung beras
- 300 ml santan
- 50 gram gula pasir
- 1/2 sendok teh vanili bubuk
- 1/4 sendok teh garam
- 2 lembar daun pandan
Cara membuat:
- Buat lapisan bawahnya dengan bahan B. Masak dulu santan hingga panas, masukkan gula, garam dan daun pandan yang sudah diremas dan ikat simpul. Aduk terus hingga larut. Angkat.
- Campurkan tepung beras dan vanili dalam wadah tahan panas. Tuang santan sambil disaring ke dalam tepung, aduk rata hingga lembut dan halus tidak bergerindil.
- Panaskan kukusan. Siapkan loyang, olesi dengan minyak goreng. Tuang adonan ke dalam loyang, sisakan 1/3 adonan. Tutup dan kukus selama 15 menit.
- Campurkan 1/3 adonan dengan potongan pisang raja. Setelah pengukusan 15 menit, buka dan tuang adonan pisang. Tutup kembali dan kukus lagi selama 15 menit.
- Selagi menunggu adonan kukus, buat lapisan atasnya dengan bahan A.
- Campurkan semua bahan, aduk rata hingga tidak ada yang bergerindil. Saring ke dalam panci, nyalakan api.
- Masak hingga meletup-letup dan tidak ada yang bergerindil. Matikan api.
- Tuang adonan ke atas lapisan pisang setelah matang, kembali kukus lagi selama 15 menit. Setelah padat matang, matikan api, keluarkan dari kukusan dan biarkan dingin.
- Keluarkan dari cetakan dan potong-potong.
- Sajikan kue amparan tatak yang lembut manis gurih khas Banjarmasin.
Sumber:
https://www.fimela.com/food/read/4850768/resep-kue-amparan-tatak-khas-banjarmasin
Google (gambar)
Komentar
Posting Komentar