Soto Ambengan

Keretakan di Balik Kemewahan (Cracks Beneath the Luxury)

Di balik megahnya rumah keluarga Sastranegara, tersimpan kisah kelam tentang cinta, pengkhianatan, dan harga diri seorang wanita.

Jessica Barbara Marie Sastranegara atau Jessi (29), ibu rumah tangga perfeksionis dan kuat, menikah dengan Mark Devano Darmawan (30), pria ambisius yang dulunya hanya karyawan di perusahaan ayahnya. Setelah pernikahan mereka, Mark diangkat menjadi bos muda dan tinggal bersama keluarga besar Jessi yang kaya raya. Di mata orang luar, rumah tangga mereka tampak sempurna, dua anak yang lucu, kehidupan mewah, dan pasangan ideal. Namun di balik semua itu, tersimpan bara yang siap meledak kapan saja.

Jessi yang berjuang menjaga keharmonisan rumah tangga justru sering menerima perlakuan kasar dan dingin dari suaminya. Mark yang haus kekuasaan mulai merasa terkekang hidup di bawah bayang-bayang keluarga istrinya. Kebosanan dan ambisi membuatnya melanggar batas, dia berselingkuh dengan Della Angelica Abigail Sastranegara (24), adik kandung Jessi yang selama ini tampak lembut namun menyimpan rasa iri terhadap kakaknya.

Hubungan terlarang itu terungkap ketika Jessi menemukan bukti-bukti melalui rekaman CCTV dan pesan rahasia. Dunia Jessi seketika runtuh. Ia yang selama ini tampak tegar, sebenarnya rapuh di dalam. Pertengkaran demi pertengkaran terjadi hingga Mark menggugat cerai Jessi tanpa rasa bersalah sedikit pun.

Di tengah kehancuran itu, hadir Frederick Anthony Utomo (45), pengusaha sukses yang juga sahabat lama ayah Jessi. Frederick menjadi sosok penopang di saat Jessi terpuruk. Ia menolong Jessi dan kedua anaknya, Nora dan Jason tanpa pamrih. Seiring waktu, kehadiran Frederick membawa ketenangan yang selama ini tak pernah Jessi rasakan, kasih sayang yang tulus, bukan ambisi.

Namun bayangan masa lalu masih menghantui. Jessi harus memilih: tetap terluka oleh pengkhianatan, atau membuka hati untuk seseorang yang benar-benar mencintainya apa adanya.

[Bahasa Inggris]
Behind the grandeur of the Sastranegara family mansion lies a dark tale of love, betrayal, and a woman’s wounded pride.

Jessica Barbara Marie Sastranegara, known as Jessi (29), is a strong, perfectionist housewife married to Mark Devano Darmawan (30), an ambitious man who was once merely an employee at her father’s company. After their marriage, Mark is promoted to a young executive and moves in with Jessi’s wealthy extended family. To outsiders, their marriage appears flawless two adorable children, a luxurious lifestyle, and the image of an ideal couple. Yet beneath it all smolders a fire ready to explode at any moment.

While Jessi struggles to preserve harmony in their household, she is often met with her husband’s coldness and emotional abuse. Mark, consumed by his hunger for power, begins to feel trapped living under the shadow of his wife’s influential family. Boredom and ambition push him beyond all limits he starts an affair with Della Angelica Abigail Sastranegara (24), Jessi’s younger sister, who appears gentle on the surface but secretly harbors deep envy toward her older sibling.

The forbidden relationship is exposed when Jessi uncovers evidence through CCTV recordings and secret messages. In an instant, her world collapses. Though she has always appeared strong, Jessi is deeply fragile within. Endless arguments follow, until Mark, without a shred of guilt, files for divorce.

Amid the wreckage of her life, Frederick Anthony Utomo (45) enters the picture a successful businessman and a longtime friend of Jessi’s father. Frederick becomes Jessi’s pillar of strength during her darkest days, helping her and her two children, Nora and Jason, selflessly. Over time, his presence brings a sense of peace Jessi has never known before genuine affection, free from ambition.

Yet the shadows of the past still linger. Jessi must make a choice: remain trapped in the pain of betrayal, or open her heart to someone who truly loves her for who she is.

Komentar